Senin, 02 April 2012
Jumat, 23 Maret 2012
Seleksi rambut
Bagi Anda yang baru belajar Photoshop mungkin saja mengalami kendala betapa sulitnya menyeleksi rambut yang tampak tidak teratur namun dengan hasil akhir yang sempurna. Kasus seperti itu biasanya dapat dipecahkan salah satunya dengan fasilitas Channel. Untuk lebih jelasnya silahkan baca Tutorial berikut. Dibawah ini adalah foto yang akan saya jadikan bahan. Silahkan download dulu fotonya.

Pastinya langkah pertama buka dulu foto tersebut dalam Photoshop (Ctrl + O), kemudian klik ganda pada Layer Background untuk mengubah Layer Background menjadi layer biasa.

Beralih pada Tab Channel, kemudian saya mengaktifkan Layer Channel Blue karena pada foto ini Layer Channel Blue adalah Layer yang memiliki perbedaan cahaya gelap terang yang paling jelas dibanding Layer Channel lainnya. Klik kanan dan pilih Duplikat Channel.

Hasil Duplikat Channel akan menciptakan Layer Channel Blue Copy. Sekarang pastikan hanya Layer Channel Blue Copy dalam keadaan aktif.

Pilih Dodge Tool (O) pada Toolbox, dan sapukan Dodge Tool (O) ke bagian background foto. Dan pilih juga Burn Tool (O), sapukan kuas Burn Tool (O) ke bagian objek foto hingga akhirnya menghasilkan 2 warna hitam dan putih.

Lihat hasilnya yang mirip gambar siluet.

Klik icon Load Channel as Selection.

Sehingga background foto akan terseleksi.

Kembali ke Tab Layers. Tekan tombol delete pada keyboard untuk menghapus area yang terseleksi.

Perfect! hasil seleksi benar-benar tampak sempurna. Tekan Ctrl + D untuk men-disselect seleksinya. Okey, sekarang Anda siap mengganti backgroundnya dengan gambar background yang Anda inginkan. Misalnya seperti ini...

Sumber : www.efekphotoshop.com
Kamis, 22 Maret 2012
Sabtu, 18 Februari 2012
Efek Melengkung dalam Photoshop
Berikut langkah - langkahnya:
1. Buka aplikasi Photoshop anda, dan masukkan gambar yang akan diedit ke dalam Lembar kerja photoshop
Cara: Klik start >> all program >> Photoshop
Memasukkan gambar ke photoshop, pada menu utama sebelah atas klik File >> Open >> pilih gambar >> open
Contoh gambar:
Anda bisa save as gambar ini jika mau. klik kanan Pada gambar lalu pilih save image...
2. Tekan CTRL + J untuk Menduplikat Layer, Tekan CTRL + A (untuk menyeleksi semua gambar)
3 Pada menu utama , Klik Edit >> Transform >> Distort
Lalu klik
A) Gambar jaring, lalu
B) Pilih Arch
4. Nah sekarang tingga menSetting Kemelengkungan dari gambar
Untuk mensetting kita cuma perlu menggeser point dari titik Arch
gunakan mouse geser agar menjadi seperti ini
Setelah selesai pengeditan tekan [Enter]
Tekan CTRL + T untuk mentransform ukuran foto agar memenuhi Lembar Kerja anda
Hasil:
Selamat mencoba
Membuat Foto Vintages
Duplikat layer background dengan menekan CTRL + J ..
Sekarang Klik Add New Fill and Adjustment layer di Layer Palette.
Di Jendela Curves ada yang nama nya Channel.. dan ini fungsi nya untuk menyeting warna atau cahaya di sebuah foto..
Channel RGB = RED , Green , Blue..
nah kita setting deh si Channel tersebut..
Kita setting Channel Biru nya dulu ..
Sekarang kita setting Channel Green :
Sekarang Channel RED
Catatan : Kalo Kadung ke Klik OK , Klik aja 2x layer Curves di layer pallete nya ..
Pilih Layer Background Copy hasil Duplikat layer background tadi..
Klik Filter > Noise > Add Noise
Sekarang kita gunakan Efek Vignette atau membuat gelap di semua sisi foto.. kita gak perlu pake manual kalo udah pake CS 3 ke atas..
Kita pake Filter Lens Corrections..
Pilih Filter > Distort > Lens Corrections
Kalo sudah di setting Vignette nya .. Klik OK
Hasilnya :
Selamat Mencoba !!
Mengubah Background photo dengan Extract
Tutorial photoshop kali ini tentang bagaimana cara memisahkan Ojek Objek dengan background nya.. sebenernya ada banyak cara sih.. tutorial sebelum-sebelum nya juga udah pernah dibahas kok.. Tapi kali ini saya coba pake cara EXTRACT…
Minggu, 29 Januari 2012
20 Tips Fotografi
Berikut 20 tips singkat fotografi untuk anda menambah informasi dan kemampuan fotografi anda, saya yakin beberapa sudah pernah dilakukan tetapi semoga beberapa lainnya merupakan informasi baru
1. Untuk melatih kemampuan panning anda, potretlah benda yang sedang bergerak dengan kecepatan normal (orang naik motor misalnya), gunakan mode shutter priority dan set shutter speed maksimal 1/30 detik, lebih lambat lebih baik. Perhatikan background anda!
2. Untuk memotret makro (jarak super dekat), aktifkan fitur Live View kamera digital anda agar lebih mudah memeriksa depht of field dan fokus.
3. Filter CPL (polarisasi) sangat berguna untuk menghilangkan pantulan sinar matahari di air dan kaca, dan juga berfungsi memperbaiki warna langit. Pernahkah anda mengenakan kacamata hitam dengan polariser?
3. Saat memotret bayi/anak-anak, pastikan anda memusatkan perhatian ke mata. Tak ada yang bisa mengalahkan keindahan mata anak-anak.
4. Megapiksel bukanlah fitur terpenting dari sebuah kamera, ukuran sensorlah fitur yang paling penting
5. Untuk foto portait (wajah) di luar ruangan, usahakan ketika cuaca sedang mendung. Kalaupun tidak, carilah daerah yang redup dan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari membuat bayangan yang keras di wajah.
6. Ketika anda memotret di kondisi minim cahaya dan kesusahan menggunakan autofokus, gantilah dengan manual fokus. Fitur autofokus dikamera biasanya cukup lama mencari titik fokus di kondisi remang-remang.
7. Untuk foto siluet, pastikan anda matikan flash serta gunakan mode sunset (untuk kamera pocket), untuk SLR gunakan mode manual dan ukurlah eksposur di area terang di belakang obyek.
8. Untuk foto siluet, pastikan anda matikan flash serta gunakan mode sunset (untuk kamera pocket), untuk SLR gunakan mode manual dan ukurlah eksposur di area terang di belakang obyek
9. Download-lah buku manual versi pdf untuk kamera anda, sehingga anda mudah melakukan pencarian secara cepat untuk kata yang ingin anda ketahui dibanding harus membolak-balik halaman kertas.
10. Sebelum berangkat memotret, periksa kembali setting kamera anda, jangan sampai anda mneggunakan setting yang salah (memotret landscape dengan ISO 1000 misalnya). Menurut para fotografer pro, urutan pengecekan yang baik adalah berikut: cek White Balance – aktifkan fitur Highlight warning – cek settingan ISO – cek ukuran Resolusi foto anda.
11. Formatlah memory card hanya di kamera, jangan pernah memformat memory card dikomputer. Selain jauh lebih cepat dan mudah juga jauh lebih aman jika anda melakukannya di kamera.
12. Jika anda memiliki kapasitas hard disk berlebih di komputer serta suka melakukan foto editing, gunakan format RAW saat memotret, jika tidak cukup gunakan JPG.
13. Jika anda benar-benar menyukai fotografi landscape, fotolah di jam-jam berikut: dari jam 5 sampai jam 8 pagi, serta dari jam 4 sampai jam 7 sore.
14. Ketika memotret, lihatlah area paling terang yang masuk ke viewfinder anda. Kalau terangnya terlalu mencolok dibanding area lain, gantilah sudut pemotretan.
15. Untuk memotret HDR, gunakan mode auto bracket. Satu lagi: untuk foto HDR landscape yang dahsyat, tunggulah sampai muncul mendung sedikit, lalu mulailah memotret. ¶
16. Jika anda membeli lensa atau kamera bekas, pastikan anda melakukan transaksi dengan bertemu penjualnya secara langsung. Anda harus menguji barangnya, memegang dan mencobanya
17. Sepanjang memungkinkan, gunakan settingan ISO serendah mungkin. Meskipun noise reduction bisa mengurangi noise yang dihasilkan oleh ISO yang tinggi, namun akan mengurangi detail foto secara keseluruhan. ¶
18. Kalau warna membuat foto anda terlalu “sibuk” dan ramai, ubahlah foto anda menjadi foto hitam putih
19. Untuk menghasilkan foto hitam putih yang bagus, perhatikan kontras dalam foto anda. Semakin banyak kontras (area gelap dan terang yang beragam), semakin bagus foto hitam putih anda. ¶
20. Bawalah kamera kemanapun anda pergi, cara paling cepat meningkatkan kemampuan fotografi anda adalah dengan memperbanyak jam terbang, tidak ada yang lebih baik





























